Spirulina, Raja Penyembuh Penyakit

25 July 2020 - Kategori Blog

Spirulina merupakan jenis cyanobacteria yaitu mikroba bersel tunggal dengan pigmen hijau kebiruan. Spirulina dapat tumbuh dan hidup pada air tawar maupun air asin.

Mengapa spirulina begitu hebat dan ampuh?

Ada 9 alasan:

1. Spirulina kaya dengan nutrisi

Spirulina sebenarnya telah lama dikonsumsi oleh suku Aztek (suku yang berada di Meksiko tengah). Spirulina kembali menjadi popular lantaran NASA mengemukakan bahwa spirulina dapat tumbuh di luar angkasa dan dapat dikonsumsi sebagai makanan astronot.

Dalam 7 gr spirulina ternyata mengandung:

>> 4gr protein
>> 11% dari RDA (recommended dietary allowance) vitamin B1 (thiamin)
>> 15% dari RDA  vitamin B2 (riboflavin)
>> 4% dari RDA vitamin B3 (niacin)
>> 21% dari RDA tembaga
>> 11% dari RDA zat besi
>> Sejumlah kecil magnesium dan kalium
>> Asam omega-6 dan omega-3
>> 20 kalori
>> 1,7 gr karbohidrat

2. Memiliki sifat anti-oksidan dan anti-peradangan yang hebat

Kerusakan oksidatif (yang menghasilkan radikal bebas) dapat membahayakan DNA dan sel-sel tubuh Anda.
Kerusakan oksidatif inilah yang menghasilkan peradangan kronis yang ujung-ujungnya berkontribusi terhadap kanker dan penyakit-penyakit lainnya.

Nah, spirulina merupakan anti-oksidan yang luar biasa yang mampu menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif tadi. Komponen aktif utamanya disebut phycocyanin. Senyawa anti-oksidan inilah yang juga berperan memberikan warna hijau kebiruan pada spirulina.

3. Dapat menurunkan lemak “jahat” LDL dan kadar triglesirida.

Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling banyak di dunia. Banyak faktor yang berhubungan dengan penyakit jantung ini.

Berdasarkan sebuah studi yang memberikan 1 gram spirulina per hari pada sekelompok orang berkolesterol tinggi, spirulina terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat sekaligus menaikkan kadar kolesterol “baik” di dalam darah (HDL). Spirulina menjaga agar kolesterol LDL di dalam darah tidak teroksidasi, sehingga menurunkan risiko terjadinya penumpukan kolesterol di pembuluh darah.

Pada studi terhadap 25 orang yang mengidap diabetes tipe 2, pemberian spirulina sebanyak 2 gram per hari secara signifikan dapat mengatasi masalah ini.

4.  Menjaga lemak “jahat” LDL dari oksidasi

Struktur lemak dalam tubuh Anda sangat rentan terhadap kerusakan oksidatif. Hal ini dikenal dengan nama peroksidasi lipid. Inilah yang menjadi penyebab utama sebagaian besar penyakit-penyakit serius.

Sebagai contoh, salah satu kunci dari mengapa Anda terkena penyakit jantung adalah oksidasi kolesterol LDL “jahat” ini.

Menariknya, anti-oksidan dalam spirulina tampaknya sangat efektif dalam mengurangi peroksidasi lipid pada manusia dan hewan.

Dalam sebuah penelitian terhadap 37 orang diabetes tipe-2, delapan gram spirulina per hari secara signifikan dapat mengurangi kerusakan oksidatif. Ini juga meningkatkan kadar enzim antioksidan dalam darah.

5. Sebagai anti-kanker

Beberapa bukti menunjukkan bahwa spirulina memiliki sifat anti-kanker.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi spirulina dapat mengurangi timbulnya kanker dan tumor.

Efek spirulina pada kanker mulut telah dipelajari dengan sangat baik.
Satu studi meneliti 87 orang dari India dengan luka pra-kanker  (oral submucous fibrosis) (OSMF) – di mulut.
Di antara mereka yang mengkonsumsi 1 gram spirulina per hari selama satu tahun, 45% melihat luka mereka hilang – dibandingkan dengan hanya 7% pada kelompok control.

Ketika orang-orang ini berhenti minum spirulina, hampir setengah dari mereka menghasilkan luka (lesi) lagi pada tahun berikutnya.

6. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi adalah pendorong utama banyak penyakit serius, termasuk serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal kronis.

Sementara 1 gram spirulina tidak efektif. Dosis 4,5 gram per hari telah terbukti mengurangi tekanan darah pada individu ke kadar normal. Pengurangan ini diperkirakan didorong oleh peningkatan produksi oksida nitrat, molekul yang membantu pembuluh darah Anda rileks dan melebar.

7. Mengurangi Gejala Alergi

Rinitis alergi ditandai oleh peradangan pada saluran hidung Anda. Ini dipicu oleh alergen lingkungan, seperti serbuk sari, bulu hewan atau bahkan debu gandum.

Spirulina adalah pengobatan alternatif yang populer untuk gejala rinitis alergi, dan ada bukti bahwa konsumsi spirulina sangat efektif.

Dalam satu penelitian pada 127 orang dengan rinitis alergi, 2 gram per hari secara dramatis dapat mengurangi gejala seperti keluarnya lender dari hidung, bersin, hidung tersumbat dan gatal-gatal.

8. Efektif terhadap penyembuhan anemia

Ada berbagai bentuk anemia. Yang paling umum ditandai dengan pengurangan hemoglobin atau sel darah merah dalam darah Anda.

Anemia cukup umum pada orang dewasa yang lebih tua, yang mengarah ke perasaan lemas dan kelelahan yang berkepanjangan. Dalam sebuah penelitian pada 40 orang tua dengan riwayat anemia, suplemen spirulina meningkatkan kadar hemoglobin sel darah merah dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

9. Memperbaiki kekuatan otot dan daya tahan.

Kerusakan oksidatif yang dipicu oleh latihan merupakan kontributor utama kelelahan otot.

Makanan nabati tertentu memiliki sifat anti-oksidan yang dapat membantu atlet dan individu yang aktif secara fisik meminimalkan kerusakan ini.

Spirulina tampaknya bermanfaat, karena beberapa penelitian menunjukkan peningkatan kekuatan dan daya tahan otot.

Dalam dua penelitian, spirulina meningkatkan daya tahan, secara signifikan menambah waktu yang dibutuhkan orang untuk menjadi lelah (orang menjadi tidak mudah lelah).

Bagaimana? Anda sangat ingin segera mengkonsumsi spirulina? KLIK DISINI untuk mendapatkan produknya.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Chat via Whatsapp